Ku hanya diam dan menahan amarahku ketika mereka menyoraki ku dengan keras dan secara bersama sama.ku tahan dan ku tahan tapi rasanya ku tak sanggup.Dan untunglah guru yang sedang mengajar di kelasku datang dan semua berhenti menyorakiku,kupikir semua sudah berakhir dan hanya sampai disiini tapi sugaan ku ternyata salah
“Ya,Anak anak kumpulkan tugas yang kemarin ibu berikan ke kalian!”perintahnya
Matilah aku,jawabku dalam hati
“eh,sandra lo dah ngerjain tugas belum?”tanyaku
“udah kali....,emang kenapa?”tanyanya padaku
“Jangan dikupulin ya,solidaritas temen kek sama gue”jawabku
“ogah, ah ran.Gue aja ngerjain ampe jam 2 semalem masa gue gak kumpulin sih”jawabnya sinis
“ya ilah,lebay tau.Entar gue trakir dah di kantin apa yang lu mau”mohonku
“oke,setuju gue”jawabnya
Anak anak pun maju dan mengumpulkan tugas mereka satu persatu dan Guruku pun sibuk menilai dan memasukkan nilai ke buku Agendanya tersebut.Akupun dan Sandra merasa takut kalau ternyata tidak ada yang tidak mengerjakan selain kami.Sandra pun tampak gelisah dan bilang kepadaku bahwa perjanjian batal,akupun cuek dengan permohonan dirinya aku pura-pura cool didepannya dan mengatakan apa yang kufikirkan tadi.Guruku pun berdiri dan dengan nada yang sedikit marah membacakan nama nama yang belum mengerjakan tugas dan benar dugaanku bahwa lebih dari 15 orang tidak mengerjakan termasuk aku dan Sandra,Kufikir lagi pun kami hanya terkena hukuman mengerjakan tugas di depan kelas dan ternyata tidak lagi lagi aku harus kena hukuman yang melelahkan tapi aku senang kerena tidak mengikuti pelajaran dan di hukum bersama sama hingga selesai istirahat
Bel masuk dan berlanjut ke pelajaran Sejarah
Pelajaran ini adalah pelajaran yang paling aku sukai,dan sangat jelas aku sangat bersemangat dalam mengeluti pelajaran tersebut tetapi saat jam mata pelajaran berganti menjadi Matematika seperti anak anak yang lain pada biasanya kepalaku tiba tiba pusing bahkan lebih baik aku di hukum lagi atau pura pura sakit di UKS dan akupun biasanya baru kembali ke kelas apabila jam paling ditunggu oleh murid murid yaitu Jam saatnya kita pulang.Tetapi aku tidak langsung pulang kerumah karena aku bosan dan malas bertemu dengan ibuku karena ia sangat bawel dan suka mengaturku seenaknya dalam fikiranku jadi aku biasanya main kerumah teman dengan alasan sedang ada kerja kelompok atau ada kegiatan tambahan lah disekolah.Tapi ibuku sepertinya juga cuek saja akan hal itu tidak dihiraukannya,dan aku biasanya pulang malam kerumah.Hari hari ku hanya chatting,smsan,dan nonton tv bila di rumah.Akupun tidak pernah sama sekali menyapa ibuku ataupun membantunya.
Chapter 2
Seperti biasanya aku masih tertidur saat mendengar suara adzan subuh berkumandang tapi hari ini sepertinya beda tanpa kusadari aku mendengar langkah kaki menuju kamarku yang membuatku agak ngeri
“plak, plak, plak , plak” dengarku
Semakin terdengar ditelingaku,akupun mengira hal hal yang tidak tidak tentang suara langkah kaki tersebut.Aku menghayal mungkin itu Kuntilanak,atau kah alien dkk.aku menyelimuti badanku dengan selimut tebalku saat itu aku ketakutan setangah mati karena suara langkah kaki tersebut keras sekali dan suhu kamarku yang sangat dingin.
“brak, “ suara pintu terbanting
“Nak, Ayo bangun kita sholat berjamah yuk”seru ibuku
“ah,kirain siapa bikin rina takut aja sih,gak mau ah males tau”jawabku
“Kamu kok diajak kebenaran enggak mau sih kamu,ayo “
“ah,ilah biasanya aja gak ngebangunin kenaaapa jadi so alim gini si mama”jawabku
“Ayo,cepat kamu kan sudah besar ,kamu punya kewajiban agama yang harus dilaksanakan”
“Gak mau ah,males masih ngantuk tau “jawabku
“ya sudah” jawab ibuku
Tampilkan postingan dengan label Jasad tanpa jiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jasad tanpa jiwa. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Februari 2011
jasad tanpa jiwa chapter 1 bagian 2
Chapter 1 bagian 2
Rabu, 16 Februari 2011
jasad tanpa jiwa chapter 1 bagian 1
Suara adzan Subuh berkumandang mengusik tidurku.Terdengar jelas di telinga ku suara adzan itu tetapi ku masih ingin tetap tertidur di ranjangku yang empuk dan fikirku lebih baik kulanjutkan saja tidurku ini, hingga alarm berbunyi membangunkan ku.
“krrrriiiiiing….kriiiiiiiiing….krinnnggg”alarm ku berbunyi keras
Kuambil dan kumatikan alarm jam ku ,sambil melihat angak pada jam,ku lihat jam menunjukan pukul 05:45.Aku bangun dan bersiap untuk mandi tetapi masih terasa berat rasanya badanku untuk membawa tubuh ini dan ku coba merebahkan tubuhku dengan maksud menghilangkan rasa berat tersebut tapi ternyata aku kembali terlelap di ranjangku.
“Sayang,kamu tidak pergi ke sekolah?”berteriak sambil membuka pintu kamarku
“Ya,Allah ,jam berapa ini nak? Kamu masih juga tidur” cetus ibuku
“Diam,oh jadi mama masih ingat ya sama Allah “jawabku
“Diam,sekarang kamu mandi dan nanti mama antar ke sekolah”suruhnya
“Iya dasar bawel “cetusku
Setelah itu aku pun bersiap siap dan sarapan lalu diantarnya ke sekolah dan sampai disana benar sekali dugaan ku pintu gerbang sekolahku sudah tertutup dan iuku berusaha keras memohon ke pada satpam sekolahku untuk dibukakan gerbangnya agar aku dapat masuk dan mengikuti pelajaran aku pun sebetulnya tahu kalau hal itu percuma saja karena aku sudah terlambat 1 jam.
“Tapi bu,sesuai dengan peraturan sekolah ini,apabila seorang siswa/siswi datang terlambat lebih dari 15 menit maka ia tidak diperbolehkan untuk masuk kedalam kelas hngga bel selesai istirahat berbunyi”diingati oleh satpam sekolahku
“Tapi ya pak,anak saya ingin belajar pak”mohon ibuku
“Ada apa ini?”sahut guruBk ku
“Ini pak,Anak ibu ini anak na sudah terlambat lebh dari 1 jam tetapi ia ingin anaknya bisa masuk ke kelas”jawabnya
“Oh,begitu masuk nak tidak apa apa kokk”
“Terima kasih banyak pak”jawab ibuku
Akupun masuk tanpa berpamitan dengan ibuku tetapi dia pun terlihat tdak peduli dengan hal itu dan langsung memacu mobilnya dengan cepat meninngalkan gerbang sekolahku.Akupun tidak menyianyiakan hal tersebut aku langsung mempercepat langkahku meninggalkan gerbang sekolah dan ingin segera masuk ke kelas.
“Hei,kamu berhenti nak!’suruh guruku
“Ada apa pak?”Jawabku polos
“Kamu lari 3 putaran lapangan ini dulu,baru kamu boleh masuk ke kelas”perintanya
“Apa pak,gak bisa gitu dong? Tadi bilangnya di depan waktu ada ibu saya apa .Bapak bilang saya boleh masuk”jawaku
“Cepat atau mau saya suruh bersihkan kamar mandi sekolah semuanya hah?”
“Baik pak”jawbku dengan jengkel
Setelahku berlari akupun masuk ke kelas dengan peluh yang membasahi sekujur tubuhku saat ku memasuki kelas anak anak langsung meneriaki ku dengan teriakkan yang ku anggap terlalu berlebihan sekali.Akupun duduk dengan perasaan malu disamping temanku.
“krrrriiiiiing….kriiiiiiiiing….krinnnggg”alarm ku berbunyi keras
Kuambil dan kumatikan alarm jam ku ,sambil melihat angak pada jam,ku lihat jam menunjukan pukul 05:45.Aku bangun dan bersiap untuk mandi tetapi masih terasa berat rasanya badanku untuk membawa tubuh ini dan ku coba merebahkan tubuhku dengan maksud menghilangkan rasa berat tersebut tapi ternyata aku kembali terlelap di ranjangku.
“Sayang,kamu tidak pergi ke sekolah?”berteriak sambil membuka pintu kamarku
“Ya,Allah ,jam berapa ini nak? Kamu masih juga tidur” cetus ibuku
“Diam,oh jadi mama masih ingat ya sama Allah “jawabku
“Diam,sekarang kamu mandi dan nanti mama antar ke sekolah”suruhnya
“Iya dasar bawel “cetusku
Setelah itu aku pun bersiap siap dan sarapan lalu diantarnya ke sekolah dan sampai disana benar sekali dugaan ku pintu gerbang sekolahku sudah tertutup dan iuku berusaha keras memohon ke pada satpam sekolahku untuk dibukakan gerbangnya agar aku dapat masuk dan mengikuti pelajaran aku pun sebetulnya tahu kalau hal itu percuma saja karena aku sudah terlambat 1 jam.
“Tapi bu,sesuai dengan peraturan sekolah ini,apabila seorang siswa/siswi datang terlambat lebih dari 15 menit maka ia tidak diperbolehkan untuk masuk kedalam kelas hngga bel selesai istirahat berbunyi”diingati oleh satpam sekolahku
“Tapi ya pak,anak saya ingin belajar pak”mohon ibuku
“Ada apa ini?”sahut guruBk ku
“Ini pak,Anak ibu ini anak na sudah terlambat lebh dari 1 jam tetapi ia ingin anaknya bisa masuk ke kelas”jawabnya
“Oh,begitu masuk nak tidak apa apa kokk”
“Terima kasih banyak pak”jawab ibuku
Akupun masuk tanpa berpamitan dengan ibuku tetapi dia pun terlihat tdak peduli dengan hal itu dan langsung memacu mobilnya dengan cepat meninngalkan gerbang sekolahku.Akupun tidak menyianyiakan hal tersebut aku langsung mempercepat langkahku meninggalkan gerbang sekolah dan ingin segera masuk ke kelas.
“Hei,kamu berhenti nak!’suruh guruku
“Ada apa pak?”Jawabku polos
“Kamu lari 3 putaran lapangan ini dulu,baru kamu boleh masuk ke kelas”perintanya
“Apa pak,gak bisa gitu dong? Tadi bilangnya di depan waktu ada ibu saya apa .Bapak bilang saya boleh masuk”jawaku
“Cepat atau mau saya suruh bersihkan kamar mandi sekolah semuanya hah?”
“Baik pak”jawbku dengan jengkel
Setelahku berlari akupun masuk ke kelas dengan peluh yang membasahi sekujur tubuhku saat ku memasuki kelas anak anak langsung meneriaki ku dengan teriakkan yang ku anggap terlalu berlebihan sekali.Akupun duduk dengan perasaan malu disamping temanku.
Langganan:
Postingan (Atom)